Selasa, 02 April 2019

Ada Apa dengan Golden Curry dan Jolly Time?

Posted by Kirana on 23.41 with No comments
Postingan pertama di tahun 2019 ini saya lagi sedih. Udah lama gak nulis, sekalinya nulis lagi sedih banget. Saya sedih banget kenapa Golden Curry sekarang udah gak beredar di pasaran??? Tau kan Golden Curry? Itu lho brand  kare instan dari Jepang yang murah dan enak dan gak mengandung unsur hewani. Kare Jepang yang bener-bener kare jepang pokoknya.

Jadi ceritanya si Golden Curry ini tuh dulu sekitar tahun 2018 pasti ada di supermarket - supermarket macam Superindo, Gelael dan toko-toko yang jual bahan makanan impor dari Jepang. Golden Curry ini selalu mejeng rapi di rak-rak supermarket - supermarket tersebut ketika saya GAK PENGIN beli karena mikirnya, "Yah beli besok-besok juga bisa." Tapi ternyata dugaan saya salah, Cuyyyyyy! Pada saat saya lagi pengin - penginnya makan kare jepang ini nih dan saya udah saya cari kemana - mana, saya gak menemukannya di mana pun! Bahkan di supermarket - supermarket yang saya sebutkan di atas yang sebelumnya pasti ada di sana, sekitar akhir tahun 2018 keberadaan Golden Curry sudah tidak bisa lagi ditemukan sampai saat ini.

'Till we meet again! :(

Saya sedih dan kecewa, kenapa waktu itu saya gak beli. Sampai sekarang saya belum tau kenapa Golden Curry ditarik dari peredaran. Apakah distributornya collapse? Atau memang ada suatu hal yang menyebabkan Golden Curry gak boleh beredar? Padahal itu rasanya enak banget huhuhuhuhu. Berbahagialah bagi kalian yang sudah merasakan tapi lebih berbahagialah bagi kalian yang belum pernah merasakan karena pasti kalian gak akan sedih kehilangan produk ini :(

Oh iya, selain Golden Curry, ada lagi produk yang "hilang" dari pasaran. Kasusnya hampir sama, kalo saya gak pengin beli; selalu ada tapi kalo saya lagi pengin banget beli; udah gak ada. KZL aing.  Produk yang saya maksud ini adalah Jolly Time, tau kan? Itu loh popcorn impor dari Amerika yang kalo mau dimasak, sebungkus - bungkusnya harus dimasukkin microwave dan nanti kalo udah matang, bungkusnya bakalan menggembung.

Jolly Time ini biasanya saya liat di Giant dekat rumah atau di Superindo dan supermarket besar lainnya. Mendadak akhir-akhir ini saya pengin banget beli Jolly Time karena di kantor ada microwave baru hahaha. Dulu juga pengin beli tapi kalah sama alasan gak punya microwave buat bikinnya. Skakmat. Sekarang giliran microwavenya ada dan pengin banget beli malah udah gak ada! Sudah saya cari ke tempat-tempat yang dulu saya lihat biasanya ada di sana malah gak ada. Hah! Maunya apa sih? Kenapa ya udah gak ada? Apakah gak laku?

Ah sudahlah, sepertinya saya emang gak jodoh makan kare jepang dan popcorn amerika. Yaudah saya mau melanjutkan kesedihan saya dulu sampai entah kapan lagi ketemu sama dua produk itu. Bagi yang pernah liat di supermarket (bukan online shop) mungkin bisa kasih tau saya yaaaaa.....

Ciao~

   

Jumat, 17 Agustus 2018

Yang Bisa Bikin Kena Denda di Jalan Tol Trans Jawa

Posted by Kirana on 16.33 with No comments
Bagi pengendara mobil, jalan tol adalah sebuah alternatif untuk menghindari kemacetan. Tentu sudah banyak pengendara mobil yang tak asing dengan jalan tol. Tapi apakah semua pengendara dan pengguna jalan tol sudah mengetahui peraturan-peraturan yang apabila dilanggar dapat menyebabkan denda yang jumlahnya lumayan menguras kantong? Saya pun baru mengetahui aturan ini setelah bekerja di salah satu BUJT (Badan Usaha Jalan Tol). Perlu digaris bawahi bahwa peraturan atau mekanisme pembayaran antara jalan tol dalam kota dan jalan tol Trans Jawa berbeda. Karena masih banyak pengguna jalan tol yang kurang familiar dengan peraturan-peraturan di jalan tol Trans Jawa, kali ini saya akan membahas peraturan-peraturan yang harus dipatuhi agar perjalanan yang ditempuh melalui jalan tol Trans Jawa menjadi semakin mudah dan nyaman. Beberapa peraturannya adalah sebagai berikut:

1. Persiapkan e-toll card dan pastikan saldo Anda cukup.
Transaksi non-tunai adalah salah satu solusi pemerintah untuk melakukan penghematan biaya mencetak uang baru. Maka dari itu sejak bulan Oktober tahun 2017 BUJT diwajibkan untuk menyelenggarakan pembayaran tol dengan sistem non-tunai sehingga pengguna jalan tol diwajibkan untuk membayar tol dengan e-money atau e-toll card. Setiap kali akan melakukan perjalanan melalui jalan tol pastikan anda membawa e-toll card dengan saldo yang cukup sehingga tidak menimbulkan kendala saat transaksi pembayaran di GTO. Kartu saya saldonya kurang, bisa masuk tol tidak? Kartu e-toll yang kurang saldo memang bisa digunakan untuk masuk ke tol tetapi tidak bisa digunakan untuk pembayaran saat keluar karena pembayaran dilakukan di gardu keluar. Bagaimana jika saya terlanjur masuk jalan tol dengan saldo e-toll yang tidak mencukupi untuk melakukan transaksi? Jawabannya adalah MEREPOTKAN. Kenapa? Karena selain transaksi tidak bisa langsung dilakukan, Anda pasti akan menghambat antrian kendaraan dan Anda pasti akan diminta untuk top up dulu entah di gardu tol atau malah Anda akan disuruh putar balik ke rest area untuk top up di Indomaret atau Alfamart. Lah, emang pinjam kartu pengendara di belakang tidak bisa? Untuk sistem transaksi di jalan Tol Trans Jawa, sayang sekali hal itu TIDAK bisa dilakukan. Nah daripada bikin antri kendaraan lain atau harus susah payah kembali ke rest area untuk top up, lebih baik persiapkan saldo cukup sejak awal, kan?

2. Jangan putar balik (masuk dan keluar di gerbang tol yang sama).
Masih banyak pengguna jalan tol Trans Jawa yang belum familiar dengan aturan yang satu ini. Apa maksud peraturan ini? Singkatnya, pengguna jalan tol tidak boleh putar balik atau masuk dan keluar di gerbang tol yang sama. Jika Anda melakukan hal ini, akibatnya bisa kena denda sebesar dua kali tarif jarak terjauh terhitung dari gerbang mana Anda masuk. Intinya bila Anda sudah berada di jalur tol menuju arah Jakarta maka Anda harus keluar melalui gerbang tol dengan rute arah Jakarta, begitu pun bila Anda sudah berada di jalur tol arah Jawa maka Anda harus keluar di gerbang tol rute arah Jawa. Misal Anda masuk dari gerbang Tol Brebes Timur akan menuju Kanci, tapi karena ada sesuatu yang tertinggal Anda putar balik dan keluar lagi di gerbang Brebes Timur. Biasanya nanti Anda akan ditegur oleh petugas dan dinyatakan AGS (Asal Gerbang Salah) yang artinya Anda tidak seharusnya keluar lewat gerbang tol tersebut. Pada saat keluar nanti Anda akan dikenakan tarif dua kali jarak terjauh. Jadi Anda harus membayar dua kali tarif seperti Anda menempuh perjalanan hingga Palimanan padahal tadinya Anda berencana hanya akan menuju Kanci. Tentu Anda akan rugi karena Anda harus membayar lebih banyak. 

3. Kartu yang digunakan ketika masuk harus sama dengan kartu yang digunkan untuk keluar.
Peraturan ini berkaitan dengan peraturan nomor satu tadi dimana kita tidak bisa meminjam kartu kendaraan di belakang kita untuk melakukan transaksi meskipun kartu tersebut saldonya mencukupi. Hal itu disebabkan tiap kendaraan yang melintas di gerbang tol exit bisa saja berasal dari gerbang entrance yang berbeda dari kita. Berbeda dengan tol dalam kota di mana kita membayar di tiap gardu yang kita lalui, di jalan tol Trans Jawa kita hanya melakukan tapping kartu saat masuk dan membayar hanya saat keluar. Kartu yang kita gunakan di gardu entrance digunakan sebagai dasar tarif yang akan dikenakan ketika kita keluar nanti. Jadi saat masuk dan keluar harus menggunakan kartu yang sama agar bisa diketahui dari mana kita masuk sehingga dapat dihitung berapa tarif yang harus kita bayarkan. Kita tidak diperbolehkan masuk dan keluar tol Trans Jawa dengan kartu yang berbeda karena jika kita melakukan hal itu akan membuat transaksi error dan palang ALB tidak dapat terbuka.

4. Kartu yang telah digunakan untuk masuk tidak boleh hilang.
Bagaimana jika ketika sampai di gardu keluar tiba-tiba kartu yang kita gunakan untuk masuk tadi tidak ada? Jika kita tidak dapat memperlihatkan kartu yang kita gunakan untuk masuk kepada petugas gardu atau kartu kita hilang, maka akan dikenakan denda sebesar dua kali tarif terjauh sama seperti jika kita AGS tadi. Kenapa dendanya mahal? Karena jika kartu yang digunakan untuk masuk hilang, otomatis tidak dapat diketahui oleh petugas kita masuk dari gerbang mana. Akibatnya penghitungan jumlah tarif sulit dilakukan. Dulu untuk mengatasi masalah kartu hilang, petugas menanyakan dari mana asal gerbang masuk pengemudi tetapi karena banyak pengemudi yang tidak jujur, maka sekarang dikenakan sanksi bila kartu kita hilang. Daripada nanti kena denda, simpan kartu e-toll baik-baik ya.

Sekian pembahasan mengenai peraturan-peraturan di jalan tol Trans Jawa. Sebagai informasi tambahan, kita bisa membeli kartu e-toll dan melakukan pengisian saldo sekaligus di Indomaret. Alfamart atau bank-bank yang menyediakan kartu e-money seperti e-money Mandiri, BRI Brizzi, BNI Tapcash atau BCA Flazz. Jadi setiap akan berkendara melalui jalan tol Trans Jawa pastikan Anda sudah memiliki kartu e-toll atau e-money dengan saldo yang mencukupi agar perjalanan Anda lebih mudah dan cepat. Jika masih ada yang ingin ditanyakan mengenai peraturan-peraturan di jalan tol Trans Jawa, jangan ragu-ragu untuk tulis di kolom komentar ya! :D

Cheerio~

   

Sabtu, 26 Mei 2018

Pertanyaan Pertanyaan

Posted by Kirana on 19.42 with No comments
The Indonesian teaching goes on! Seperti yang sudah pernah saya ceritakan di sini dan di sini, sejak Desember tahun lalu saya jadi coach bahasa Indonesia untuk seorang warga negara Jepang yang bernama Hata-san. Ngajarin bahasa Indonesia ke ekspat ternyata susaaaaahh. Kesulitannya adalah orang Indonesia itu kalo ngomong sama nulis beda soalnya. Iya kan? Kalo ngobrol, orang Indonesia lebih santai, banyak pakai bentuk informal. Sementara kalo nulis, lebih banyak pakai bentuk formal. Hal ini yang bikin saya mumet ngejelasinnya pakai bahasa Inggris. Selain itu partikel-partikel dalam bahasa Indonesia itu kan banyak banget, pemakaiannya juga bervariasi dan punya fungsi sendiri-sendiri. Saya jadi tambah pusing. Kalo yang ngajarin aja pusing, gimana yang diajarin coba??? XD

Pak Hata ini umurnya 45 tahun, orangnya semangat banget belajar bahasa Indonesia dan sangat ingin tahu tentang budaya Indonesia. Tak jarang banyak sekali pertanyaan tentang kebiasaan maupun budaya orang Indonesia yang beliau tanyakan pada saya. Bahkan banyak dari pertanyaan beliau yang tidak bisa langsung saya jawab saat itu juga. Maklum saya harus pilih-pilih kata dulu karena takut penjelasan saya bikin salah paham. Kalo udah salah paham, nanti jawaban saya juga bisa mempengaruhi pandangan orang tersebut tentang Indonesia. Kalo pernyataan saya nggak tepat bisa-bisa saya nanti dimarahin orang se-Indonesia. Banyak juga pertanyaan beliau yang bikin saya mengernyitkan dahi karena pertanyaannya sama sekali tidak terpikirkan. Ini beberapa pertanyaan yang pernah beliau ajukan kepada saya:

1. Kenapa orang Indonesia suka banget naik motor?
2. Closet (yang buat tempat buang air besar/kecil) itu bahasa Indonesianya apa?
3. Kenapa di Semarang banyak banget hotel?
4. Kenapa di Indonesia banyak banget orang Cina?
5. Kenapa wanita di Indonesia suka banget gambar (nebelin) alis mereka?
6. Kenapa di Indonesia banyak banget masjid?
7. Orang Indonesia biasanya kalo mau ibahdah milih masjid yang kaya gimana?
8. Walaupun udah lama dijajah Belanda, kok budaya Indonesia sama Belanda beda banget? Gak kaya Jepang, Cina, Korea yang hampir mirip.
9. Apa bedanya Solo sama Surakarta?
10. Kok orang Indonesia gak suka kerja di luar negeri kaya orang Filipina? (Mungkin karena banyak orang Filipina di mana-mana sekarang.)
11. Kenapa orang Indonesia suka durian?
12. Makanan halal itu apa?
13. Pengolahan limbah (pembuangan kotoran) rumah tangga di Indonesia itu gimana?
14. Kenapa Indonesia gak mau bikin PLTN?
15. Alat yang buat benerin toilet yang tersumbat dalam bahasa Indonesia disebut apa? (yang gagangnya kayu terus ujungnya bentuk setengah lingkaran itu lho)
16. Buat orang Indonesia, puasa itu berat nggak sih? Kalo buat anak-anak kecil kan kasihan banget.
17. Orang Islam Indonesia kalo travelling gimana makannya? Banyak makanan gak halal kan, banyak babi juga?
18. Di Indonesia kalo nikah beda agama gimana?
19. Di Indonesia kalo menikah budayanya gimana?
20. Kalo orang Indonesia gak punya agama gimana?
21. Orang Indonesia suka oplas nggak?
22. Kenapa di Indonesia gas nitrogen dibuat ngisi ban mobil/motor?

Itulah sebagian dari pertanyaan beliau yang saya ingat. Beberapa dari pertanyaan di atas ingin saya jawab dengan, "Kan udah ada Google, Pak." Tapi atas nama profesionalitas (jiaaahh) saya coba jawab semuanya setelah melalui serangkaian riset dari gugel tentunya. Kalau saya tidak bisa langsung jawab, biasanya akan saya uraikan lewat email yang super panjaaaaang. Sedih juga rasanya kalo tidak bisa langsung menjawabnya, saya jadi meragukan diri saya sendiri sebagai orang Indonesia dan pastinya tengsin juga sih. Pertanyaan nomor 8 pernah saya tanyakan pada salah seorang teman, pada saat itu jawabnya, "Korupsi." Jlebbbb. Sedih juga sih tapi itu kenyataannya. Pertanyaan-pertanyaan di atas kebanyakan bikin saya mikir, kok bisa ya mereka kepikiran hal-hal seperti itu yang kadang luput dari perhatian kita orang Indonesia sendiri. Saya penasaran kalo orang-orang dikasih pertanyaan yang sama mereka bakalan jawab apa ya hehe.

Ciao~

Selasa, 15 Mei 2018

Gado-Gado of Feelings

Posted by Kirana on 20.33 with No comments
Hari Minggu siang tanggal 13 Mei 2018 hati saya hancur. Saya baru saja sampai di rumah saudara saya waktu dengar berita kalo di Surabaya ada pengeboman tiga gerja sekaligus yang dilakukan oleh siapa lagi kalo bukan teroris. Waktu itu kebetulan saudara lagi nonton tv yang nyiarin berita itu. Saya langsung lemes rasanya. Rasanya campur aduk antara marah, emosi, pengen misuh, sedih, jengkel sekaligus terharu. Udah pengen nangis aja rasanya, tapi kan malu kalo nangis depan banyak orang. Belum kelar yang hari Minggu, eh hari Senin udah ada kasus lagi. Indonesia baru ditinggal jalan-jalan sebentar aja udah kaya gini.

Astaghfirullah, siapa ya yang tega ngelakuin itu semua. Saya nggak habis pikir. Kok ya tega banget. Yang saya sedih, kenapa pelakunya selalu memakai atribut yang menyerupai kaum muslim, agama yang saya anut sejak saya lahir? Padahal saya yakin mereka bukan muslim sejati. Ya mana ada muslim sejati membahayakan nyawa orang lain apalagi sampai membunuh orang lain. Mending bunuh nyamuk di rumah I aja sini, ada banyak. Udah katanya bom bunuh diri, ngajak orang lain lagi. Ngapaen mo mati ngajak-ngajak orang yang masih pengen hidup woy! Kalo mo bunuh diri ya bunuh diri aja sendiri gausah ngajak-ngajak. Saya nggak habis pikir juga sama yang di mid-east sono yang kalo ada kasus bom bunuh diri terus ada berita kelompok bla bla bla bertanggung jawab atas serangan bom bla bla bla. Lah tanggung jawab pala lu????? Emangnya lu yang ganti rugi? Yang kalo anak-anak korbannya jadi yatim lu pada mau bayarin sekolahnya, hidupnya? Enggak kan? Seenak udel bikin deklarasi bertanggung jawab. Ya Allah Gusti... paringono damai, biar gak pada perang mulu bikin sedih hamba aja :(

Peristiwa Minggu kemarin benar-benar bikin saya malu sekaligus kagum. Saya malu karena nama baik keyakinan saya telah tercoreng akibat ulah beberapa oknum yang nauzdubillah kejamnya. Di sini saya pengen sumpahin itu orang yang jahat biar masuk neraka selamanya. Tapi di sisi lain, saudara-saudara kami ini justru menyikapinya dengan tenang dan tegar. Mereka mengatakan telah memaafkan pelakunya dan tidak lantas memusuhi kami atau mencaci maki umat kami. Saya merasa terharu sekaligus takjub atas sikap mereka yang sangat bijak dan dewasa. Ya Allah, terima kasih sudah memberikan saudara yang baik-baik kepada kami yang telah memberikan kami contoh yang baik dalam bertoleransi. Hal ini kemudian membuat saya berpikir, sudahkah kami, muslim di Indonesia jadi saudara yang baik bagi mereka? Lalu saya jadi tambah sedih. Gak usah saya jawablah ya, sudah banyak kok buktinya apalagi di medsos. Walaupun saya tau kemungkinan itu cuma oknum, tapi masih banyak yang gampang terpancing sama umpan murahan. Kapan Indonesia maju kalo kaya gini terus? Come on, man! Yaudahlah, saya masih sedih sampe udah beberapa hari gamau nyalain tv.

Ciao~

Kamis, 22 Maret 2018

What's Your Dream?

Posted by Kirana on 21.23 with No comments
Jujur sampai sekarang saya masih bingung kalo ditanya soal mimpi atau cita-cita saya. Di umur segini harusnya sih udah tau dong ya dan mungkin malah udah ada beberapa mimpi yang berhasil dicapai. Itu sih buat kebanyakan orang. Buat saya mungkin lain ceritanya gara-gara sebuah plot twist yang saya udah pernah tulis di blog ini. Cari sendiri ya hehe. Balik lagi kalo ditanya soal mimpi, waktu masih kecil dan belum ngerti apa-apa, kalo ditanya nanti pas gede mau jadi apa jawaban saya selalu macem-macem dan berubah-ubah mulai dari dokter, guru sampai presiden. Asal jawab aja saya waktu itu karena menurut pengamatan saya waktu itu banyak anak kecil lain yang kalo dikasih pertanyaan seperti itu bakal jawab itu-itu juga.

Gedean dikit waktu SD, saya udah bisa mikir. Saya mulai tau apa yang saya inginkan dan ingin saya lakukan buat kedepannya. Waktu itu sekolah saya sering banget kebanjiran gara-gara selokan yang ada di depan sekolah letaknya lebih tinggi jadilah kalo hujan deras datang, halaman sekolah saya kaya kolam renang. Kadang airnya sampai masuk ke dalam kelas-kelas dan kami pun sering diliburkan. Terus saya berangan-angan suatu saat nanti kalo udah kerja, pengen bantuin bangun sekolah saya itu. Pengen saya tinggikan terus ditingkat biar kalo hujan dan banjir bisa pakai kelas yang di atas. Itu pikiran anak kelas 4 SD ya. Terus saya juga sering pas masih SD tiap mau tidur saya berandai-andai suatu saat nanti bisa bangun rumah yang besar biar bisa buat tempat tinggal orang-orang yang gak punya rumah, buat mereka yang kurang beruntung. Selain itu saya juga pengen bayarin uang sekolah anak-anak mereka dan memastikan mereka bisa makan dengan baik. Anak SD macam apa saya dulu hah???

Entah kenapa dari dulu saya nggak bisa liat mimpi di mana saya bener-bener pengen membahagiakan diri saya sendiri. Selalu ada unsur membahagiakan orang lain di sana. Emangnya siapa sih yang nggak pengen kaya, banyak uang, punya mobil? Saya juga pengen tapi saya gak pengen kaya sendirian. Saya selalu berpikir kalo saya kaya, saya mau uangnya bisa buat menolong orang lain juga. Mungkin bakat altruis ini saya dapat dari bapak. Bapak itu kalo sama orang lain baik banget deh saya pengen nangis. Mungkin keinginan saya yang paling egois adalah punya entertainment room super comfortable di rumah yang isinya penuh sama game console dan orang lain gaboleh gangguin saya kalo saya lagi ada di dalem situ. Udah itu aja. Because I've been barely had me time in my entire life *nangis berlian*.

Baru-baru ini saya malah pengen bantuin orang-orang kaya saya yang punya social anxiety. Saya pengen kami ketemu dan saling berbagi cerita. Kalo bisa nantinya kami bikin sebuah project yang akan membuat kami merasa lebih baik. Well, tapi kalo nolongin diri sendiri saja saya belum bisa, gimana saya mau nolongin orang lain? Emang diri sendiri dulu yang harus dibenerin dan diberesin. Semuanya butuh proses dan saya percaya saya bisa melewatinya. Akan tiba waktunya proses ini selesai dan semua akan baik-baik saja. Semoga aja suatu saat nanti salah satu dari mimpi-mimpi saya itu bakal terwujud.



Ciao~  


    

Rabu, 07 Maret 2018

Sah!

Posted by Kirana on 21.36 with No comments
Berapa dari kalian yang mengira kalo postingan ini berisi tentang pernikahan? Hahaha! Kalo kalian kira postingan ini isinya tentang pernikahan saya, kalian salah besar. Ampun... saya belum mau nikah. Lah terus tentang apa dong? Huehehehe

Kali ini saya mau cerita kalo saya akhirnya udah sah! Hah!? Sah sebagai apa nih? Sah udah gak jomblo atau malah sah jadi jomblo? Weits salah semuaaa... Saya mah orangnya setia. Setia sama diri sendiri. Bercanda bercanda.... Saya mau ngumumin kalo saya udah sah. Sah jadi fansnya 48 Group!!! Wooohoooo... *efek kembang api seperti popcorn yang meletup-letup kata-kata suka menari-nari* Apalah heboh beneeeeer xD Ya heboh lah! Setelah enam tahun saya ngikutin 48 Group yang overseas, akhirnya saya nonton mereka di teater secara live HD crystal clear!! ENAM TAHUN MEEEEEENNN!!! Btw saya nonton JKT48 ya bukan AKB48 apalagi SKE48 yang di Jepang sana, bukan! Tapi bodo amat yang penting SAYA UDAH NONTON!!! (Norak woy noraaak!) Izinkanlah kali ini saya bernorak-norak ria, jarang-jarang loh.

Jadi ceritanya seminggu yang lalu saya habis dari Jakarta buat main ke tempat teman saya yang namanya Mbak Anggie. Saya udah pernah ke sana kira-kira setahun yang lalu (ceritanya bisa dibaca di sini). Well, dari awal, perjalanan ke Jakarta ini udah random banget beda sama dulu pas pertama kali main yang well organized. Kali ini pengen main dalam rangka tiba-tiba pengen aja main terus booking tiket deh. Sebetulnya saya pernah berencana main ke tempat Mbak Anggie bulan November tahun kemarin pas kebetulan saya juga lagi di Jakarta buat menghadiri acara nikahannya sodara tapi karena waktunya gak memungkinkan, jadi saya batalkan.

Kalo tahun 2016 kemarin pas main ke Jakarta well organized banget sampe bikin segala itinerary, jalan-jalan kami kali ini selow banget kalo gak mau dibilang random. Kenapa? Karena ide buat main ke Jakarta kali ini tiba-tiba muncul gitu aja di benak saya (walaupun gak yang pesen tiket sehari sebelum berangkat sih). Kali ini saya pesen tiket tiga minggu sebelum berangkat setelah konfirm kalo ybs (Mbak Anggie) bersedia menampung saya di tempatnya (makasih banyak yah, Mbak!). Sedangkan dulu itu saya pesen tiket dua bulan sebelum berangkat haha! Oh iya, jalan-jalan kami kali ini juga gak bikin itinerary, jadi bener-bener spontan uhuyyyy.

Entah kenapa sejak dari rumah untuk perjalanan kali ini saya merasa lebih excited tapi tapi di sisi lain lebih santai dari yang dulu padahal saya gak tau kalo kereta saya nantinya bakal delay. Belum apa-apa, pertama kali saya sampai di Stasiun Tawang, hati saya mencelos ketika mendengar dari salah seorang penumpang jika jadwal kereta api akan delay empat jam dari waktu kedatangan awal. Setelah saya cari tau untungnya hal itu hanya berlaku untuk kereta yang berjalan ke arah Timur. Kereta saya yang berangkat ke arah barat datangnya masih on time. Tapi dari situ saya mulai harap-harap cemas. Walaupun begitu bukannya panik, saya malah santai. Saya yakin kalo semua akan baik-baik saja.

Saya beruntung banget berangkat ke Jakarta pas momen banjir di Brebes yang bikin jalur kereta apinya gak bisa dilewati. Jadilah para penumpang disuruh turun di Stasiun tegal untuk melanjutkan perjalanan ke Stasiun Cirebon dengan bis. Lalu sampai di Stasiun Cirebon naik kereta lagi sampai Stasiun Gambir. Beruntung kereta yang saya tumpangi hanya delay dua jam dari jadwal aslinya. Yang harusnya tiba pukul 04.15, pukul 06.00 kereta yang saya tumpangi baru sampai di Gambir. Bersyukur banget! Habis itu Mbak Anggie jemput saya di stasiun. Yang saya dengar, jadwal kereta lain kebanyakan delay sampai empat jam bahkan ada yang lebih.  Saya masih gak nyangka bakal benar-benar mengalami hal seperti ini, hal yang sebelumnya pernah saya dengar dari ibu-ibu yang satu gerbong dengan saya waktu pulang dari Jakarta dulu. Yaay!

Oke balik lagi ke nonton konser JKT48 tadi. Sebenernya nonton pertunjukkan teater JKT48 gak ada dalam benak saya sebelumnya. Sama sekali tidak direncanakan. Rencana nonton JKT48 di teater tercetus sesaat setelah saya sampai di Jakarta. Saya sih sebenernya gak yang pengen-pengen banget nonton tapi Mbak Anggie keukuh pengen biar saya jalan-jalan liat Jakarta. Jadilah Mbak Anggie pagi-pagi ngecek jadwal teater terus beli tiketnya dan sorenya kami berangkat ke Fx.

Yang jadi highlight hari itu adalah pas kami sampai depan Fx, kami lihat ada Melody JKT48! Kaya lagi interview gitu (sotoy) soalnya dia dikerubungin mbak-mbak dan ibu-ibu berhijab atau mungkin dia lagi nunggu taxi ya, haha! Kami sempat merasakan sedikit euforia gara-gara momen-ngeliat-Melody-di-loby itu. Setelah itu kami langsung menuju mushola untuk solat maghrib. Sebelum nonton saya sempat diajari step-step buat nonton mulai dari beli tiket, nukerin tiket di loket, nunggu bingo, masuk, sampai akhirnya duduk di dalam teater. It's kinda new and refreshing for me! Waktu itu saya bolak balik bergumam, "Oh, gini ya ternyata." Yawlah xD

Kebetulan waktu kami menukarkan tiket, kami dapat tiket yang berwarna biru. Kata Mbak Anggie, dulu untuk cewek itu tiketnya warna hijau. Jadi dulu tempat duduk cewek dan cowok dipisah gitu tapi sekarang ternyata udah enggak. Dan tiket biru itu ternyata dapat jatah bingo lebih dulu daripada tiket hijau. Kami dapat bingo nomor 3 sedangkan bingo yang pertama dipanggil buat masuk itu kalo gak salah 7, terus 5, terus berapa lagi lupa terus akhirnya bingo nomer 3 dipanggil buat masuk. Kayanya sih kami urutan bingo no 7. Yasudahlah ndapapa. Setelah kami masuk, kami pilih tempat duduk yang ada di row lima yang di pinggir biar deket sama side stage terus bisa dadah-dadah sama member gak kepanasan.

Masnya nyobek tiketnya gak rapi :(
Jam 19.00 tepat overture dimulai yang sebelumnya diawali dengan kageanna oleh Sisca yang hari itu berulang tahun. Tidak lama kemudian chant dari para wota mulai terdengar. Oi oi oioioioi! Yaudah terus habis itu member-member pada keluar buat perform. Saya beruntung karena setlist tim K3 yang BELIEVE ini lagu-lagunya banyak yang saya familiar. Saya sempat gak nyangka di setlist ini bakal ada lagu "Scandalous ni Ikou" yang aslinya dibawakan oleh Oshima Yuko dan Kojima Haruna. Itu adalah salah satu lagu favorit saya dari album AKB48 1830m yang lejen itu. Mana yang bawain versi JKT48 salah satunya adalah Beby oshi saya hahaha, saya jadi tambah suka :v

Selama nonton pertunjukkan mereka saya seneng deh, apalagi kalo ada lagu yang saya familiar walaupun saya taunya lagu yang versi AKB/SKE. Bentuk panggung mereka yang baru bikin blocking mereka makin mantap jadi bisa menjangkau semua fans. Show mereka selama dua jam lebih tidak terasa membosankan buat saya, semuanya terasa pas. Apalagi saya denger katanya MCnya tim K3 ini lumayan lucu. Menurut saya itu menolong banget apalagi kalo ada Desy hahaha. Saya jadi gak bisa bayangin gimana nasib tim-tim yang katanya MCnya garing. Yah semoga kalian bisa improve terus ya. Oh iya gara-gara saya nonton teater ini saya jadi tau kalo yang mirip Nabilah itu namanya Sisca. Kebetulan waktu saya nonton teater pas dia lagi ulang tahun. Saya jadi bayangin deh itu dia gimana ya rasanya selama ini under Nabilah's shadow. Secara banyak orang yang tau dia gara-gara mirip Nabilah bukan bakatnya dia. Sabar ya Sis, ntar pasti ada waktunya dimana kamu akan diwaro sama fans. Fight!

Setelah ngerayain ulang tahun Sisca bareng orang se-teater, akhirnya show selesai. Ada perasaan yah kok udahan sih di dalam hati saya. Terus saya masih belum rela gitu keluar dari teater gak mau pulang mau nginep aja. Tapi ya pada akhirnya the show must come to an end dan saya harus menerima kenyataan kalo udah waktunya keluar buat hi-touch sama member. Walaupun begitu, masih terselip sebuah keinginan untuk kembali lagi ke sini entah menonton tim yang mana dan setlist apa. (Nonton JKT48 aja gini apalagi nonton SKE48 T_T)

Overall, kesan pertama nonton teater JKT48 tim K3 buat saya adalah they are so shiny!! Terdengar lebay ya, tapi kalo ditanya gimana pengalaman pertama nonton JKT48 di teater ya itu jawaban saya. Buat saya K3 udah ngasih standar yang tinggi buat sebuah pertunjukan JKT48. Sesuai sama tagline mereka yang ingin jadi tim terbaik di JKT48. Mereka semua keliatan semangat banget terus ekspresinya juga juara. Saya jadi pengen liat dua tim lainnya juga deh. Pengen buktiin juga bener gak nih tim K3 yang paling bagus. Jelas hal ini jadi PR berat buat dua tim lainnya untuk bisa nyamain atau bahkan lebih bagus dari tim K3. Apalagi kemarin saya baru denger kalo Tim T habis dimarahain sama Ayana karena katanya performnya jelek (Eh Ayaba, suruh mereka nonton Documentary SKE48 deh! Ada oshiq).

Lastly, terima kasih kepada Mbak Anggie yang udah bikin saya nonton JKT48 tim K3sayangan. Saya gak ngerti lagi kalo misal pas itu gak diajakin nonton JKT48 pasti saya gak bakal ngerti gimana rasanya jadi salah satu wota di teater walaupun saya gak ikutan heboh kaya mereka, hati saya menyertai mereka (apalah!). Akhirnya saya sudah bukan cuma orang yang merhatiin mereka dari jauh dan hanya mengikuti keriuhan mereka di dunia maya. Paling tidak saya pernah jadi salah seorang yang menjadi bagian dari keriuhan mereka secara nyata.

Ciao~











 

Rabu, 20 Desember 2017

Radio vs TV

Posted by Kirana on 17.51 with No comments
Ada berapa dari kalian yang masih suka dengerin radio? Atau malah ada yang lebih suka dengerin radio daripada nonton tv? Kalo kamu termasuk dalam kategori pertanyaan yang kedua, berarti kita sama! Yay! Toss duluuu! Dengerin radio emang lebih enak daripada nonton tv. Gak ada gambar-gambar disturbing, gak ada video-video kekerasan yang menyayat hati dan yang pasti lagunya bagus-bagus. Radio memang tidak sesempurna tv baik dari segi media penyampaian maupun program-programnya. Tapi keterbatasan radio itulah yang menurut saya jadi daya tarik tersendiri dan yang membuatnya sebagai salah satu media masa yang gak akan ada matinya sampai kapan pun.

Radio memang hanya bisa menampilkan suara, tapi justru disitulah asiknya. Asiknya dengerin radio itu kita bisa sambil ngapain aja. Mau dengerin sambil baca buku bisa, sambil bikin teh anget juga bisa. Kalo nonton tv mana bisa? Ditinggal dikit juga pasti bakal ketinggalan. Selain itu, karena media penyampaiannya terbatas, informasi yang bisa disampaikan pun juga terbatas. Tapi justru keterbatasan itu yang bikin informasi yang disampaikan melalui radio adalah informasi yang benar-benar penting buat pendengarnya. Banyak info-info dari kementerian yang justru saya denger dari radio, terus info tentang regulasi-regulasi lalu lintas yang baru macem e-tilang juga saya dapat dari dengerin radio. Radio memang gak sedramatis tv, tapi lagu yang diputer di radio bisa bikin kita inget kalo hidup kita gak kalah dramatis.

Saking saya males nonton tv, akhir-akhir ini saya punya keinginan untuk menukar tv di ruang keluarga dengan aquarium. Serius. Kenapa? Habisnya saya sering sedih kalo nonton tv. Berita kriminalitas masih mendominasi, apalagi korupsi. Sedih banget nggak sih? Selain itu programnya kalo nggak sinetron ya infotainment. Saya paling males nonton begituan. Saya heran aja kenapa sinetron mesti ditayangin tiap hari dan episodenya bisa sampai ribuan. Nggak pada pengen ya bikin sinetron atau series macem di Netflix yang variasi ceritanya itu banyaaaaaak banget tapi episodenya cuma belasan? Kebalikan sama di sini, dimana judul sinetronnya cuma ada belasan tapi episodenya ribuan. Ini produser gak pada bosen apa? Hwhw. Kalo dianalisa kenapa industri hiburan di Indonesia itu gitu-gitu aja nanti bisa panjaaaang. Jadi mendingan saya stop di sini aja sebelum bahasannya jadi kemana-mana.

Pokoknya radio itu juara deh. Semua orang mungkin punya tv, tapi mereka gak bisa kemana-mana bawa dan nonton tv. Mungkin semua orang bisa beli koran, tapi mereka mungkin gak sempat baca dan radio yang ada di handphone bisa jadi pilihan yang lebih praktis. Semua orang mungkin bisa beli koran dan punya tv, tapi yang dibawa kemana-mana ya tetap handphone yang selalu ada fitur radionya.

Ciao~


Minggu, 17 Desember 2017

Resolusi 2018

Posted by Kirana on 23.10 with No comments
Waaaaa udah Desember aja nih! Gils udah mau tahun baru lagi! Kayanya baru kemarin deh pesta kembang api. Gak kerasa sudah hampir saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal pada tahun orange ini. Tahun orange? Iya, jadi tahun ini saya kasih nama sebagai tahun orange. Ada alasan kenapa 2017 ini saya beri nama tahun orange. Salah satunya adalah karena saya adalah SKE48 hako oshi tahun ini saya membeli dua buah baju berwarna orange; yang satu kaos, yang satunya semacam blues. Setelah bertahun-tahun sebelumnya saya hampir selalu beli baju warna hitam atau biru dongker atau abu-abu. Hah, gitu doang??! Gak dong, sebenernya masih ada alasan lain kenapa saya menyematkan nama tahun orange buat tahun 2017 ini. Entah kenapa, kira-kira mulai pertengahan tahun 2017 ini, I kept saying, "Pokoknya tahun ini adalah tahun orange." Aneh ya. Tapi yang lebih aneh lagi, sejak saya ngomong begitu, saya jadi sering banget ketemu sama yang orange-orange. Mulai dari pengen beli baju orange, terus jadi sering liat benda-benda kesukaan yang kebetulan warnanya orange dan sampai yang tidak logis, pengen Volkswagen New Polo orange. 

Yaaahh... kenapa malah ngomongin tahun ini sih??? Udahlah udah mau lewat juga. Mari kita kembali ke topik utama yaitu resolusi untuk tahun depan atau tahun 2018. Ngomong-ngomong soal tahun baru, pasti akan ada harapan-harapan baru untuk tahun depan kan? Semua orang tak terkecuali saya pasti ingin tahun-tahun berikutnya menjadi tahun yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk membuat tahun-tahun berikutnya menjadi lebih baik, tentu kita juga harus menjadi orang yang lebih baik lagi, bukan? Berikut ini adalah beberapa harapan kepada diri saya untuk tahun 2018:

1. Gak males lagi bikin link di blog
Dari awal saya bikin blog ini, jujur saya paaaaaaling males soal urusan bikin link antarpostingan. Yang bikin saya males adalah misalnya gini nih, ada dua postingan yang saling berhubungan, nah tiap mau ngedit post yang baru saya selalu langsung klik edit aja bukan buka halaman di tab baru. Akibatnya kalo mau bikin link dari tulisan sebelumnya saya males karena artinya harus back ke halaman awal buat ngopy link postingan yang lama terus baru lanjut nulis. Kadang itu sih yang bikin saya males. Karena udah asik duluan buat nulis, jadi berasanya nanggung kalo mau balik ke halaman sebelumnya. Alibinya sih besok lagi mau saya betulin itu tulisan, tapi seringnya lupa atau malah tambah males ngedit. Maafkeun. Karena itu mulai tahun depan saya mau tulisan yang ada blog ini jadi tambah rapi dan saya gak males lagi buat bikin link antarpostingan.

2. Punya burung hantu
Resolusi yang kedua ini adalah sebuah bentuk pelarian terhadap sebuah perasaan ingin memiliki yang tak tersampaikan. IYA PERASAAN INGIN MEMILIKI YANG TAK TERSAMPAIKAN!!! kepada kucing hehe. Saya pengen punya burung hantu karena saya gak dibolehin pelihara kucing di rumah. Tapi setelah saya pikir-pikir emang gak mungkin sih buat pelihara kucing di rumah. Sementara kalo pelihara burung hantu masih memungkinkan karena mereka gak butuh space sebanyak kucing dan kotorannya lebih mudah dibersihkan. Oh, selain itu, saya pengen punya burung hantu karena pernah pas lewat depan pasar burung, ada yang jual burung hantu kecil-kecil and they're soooo cute!!! Terus setelah googling, ternyata cara ngerawat burung hantu gak begitu susah. Jadilah saya tambah kepengen walaupun belum yakin mau beneran beli atau tidak. Semoga tahun depan Kevin (nama bakal calon burung hantu saya) bisa kebeli!

3. Be present
Tahun depan saya pengen jadi orang yang lebih menikmati setiap detik dan menit dalam hidup saya. Saya ingin menjadi lebih sadar untuk merasakan berbagai macam sensasi yang tejadi pada waktu dan saat itu juga. Kenapa hal ini menjadi sebuah resolusi? Karena seperti yang sudah pernah saya ceritakan di sini dan di sini, saya adalah tipe orang yang mungkin badannya ada di sini, tapi pikiran saya sering jalan kemana-mana entah masa lalu atau masa depan yang hal itu bikin badan saya capek padahal cuma pikiran saya yang jalan-jalan. Kadang tuh saya sampe kzl sama pikiran saya sendiri yang disuruh diem sebentar aja sulit. Saya jadi sering melewatkan momen-momen berharga karena justru fokus ke hal lain waktu mengalaminya. Makanya tahun depan saya ingin menggunakan pikiran saya lebih bijak jadi pikiran dan badan bisa lebih sinkron. Dengan begitu saya gak akan capek hanya karena ulah pikiran yang suka jalan-jalan sesuka hatinya. Pokoknya saya gak akan ngebiarin pikiran saya jalan-jalan sesuka hatinya lagi! Dih, enak banget jalan-jalan sendirian saya gak diajak.

4. Membiasakan diri dengan feedback
Nah ini juga sih, seperti yang sudah saya jelaskan di sini dan di sini, saya adalah tipe orang yang paling takut denger kritikan dari orang lain. Takut lho ya, bukan gak mau denger. Ya kalo dikritiknya bilang langsung ke saya secara empat mata atau tertulis sih saya masih oke, tapi kalo dikritiknya di depan banyak orang, dengan nada yang tidak seperti orang ngomong biasa, saya bisa terguncang. Saya sadar kok kalo itu salah satu kelemahan saya. Makanya tahun depan saya pengen berubah. Saya gak mau jadi orang yang gampang irritate dengan feedback atau kritikan. Saya pengen melihat kritikan bukan lagi sebagai sesuatu yang negatif, tapi sesuatu yang positif dan saya juga gak mau terlalu take it personally. Anggap aja feedback itu sebagai bentuk perhatian, jangan berpikiran yang macem-macem.

5. Beli buku komedi
Kalo diinget-inget, selama ini saya belum pernah beli buku yang genrenya pure komedi. Jangankan buku yang genrenya pure komedi, wong beli komik yang ceritanya lucu aja saya belum pernah! Habisnya saya udah lucu sih. Sejauh ini, buku saya yang ceritanya paling lucu dan ringan buat dibaca adalah Erol-nya Mbak Ema Rosalita. Sebelum dan setelah itu, entah kenapa saya selalu gagal buat beli buku yang temanya ringan dan ceritanya bisa bikin ngakak. Walaupun tiap mau ke toko buku sudah saya niatin buat beli buku yang ceritanya lucu, tetep aja akhirnya yang kebeli adalah buku-buku serius yang bikin mikir. Saya bahkan pernah beli buku filsafat (iya filsafat!) karena waktu itu lagi ada sale dan sampai sekarang belum selesai saya baca. Kalo ke toko buku saya lebih sering beli buku self improvement dan tentang kebudayaan. Novel atau komik cinta-cintaan bukanlah selera saya. Makanya karena itu saya jadi dianggap sebagai orang yang terlalu serius. Padahal mah inget kata "rappapa" aja ngakak. Receh. Biar tambah receh dan lucu, saya mau beli lebih banyak beli buku yang lucu-lucu tahun depan. Saya gak mau dianggap terlalu serius! Soalnya kalo terlalu serius itu kan kesannya kaya membosankan.

Itulah tadi kelima resolusi saya buat tahun depan. Kalo dilihat dari feasibility-nya sih pasti bisa tercapai semuanya. Amiiiinnn!!! Saya gak mau resolusi yang muluk-muluk, takut kecewa. Mending yang biasa aja tapi bisa tercapai semua. Saya jadi inget kata-kata dosen saya, "Target itu harus menantang, tapi harus rasional dan bisa dipenuhi juga. Buat apa kalo hanya menantang tapi gak masuk akal? Yang ada nanti malah pada frustasi." Nah setuju lah sama Bu.... maaf saya lupa namanya hehe. Yasudahlah yang penting saya inget sama kata-katanya.

Overall, di tahun 2017 ini saya merasa lebih baik daripada tahun sebelumnya. Walaupun masih dihadapkan pada permasalahan yang sama, tapi setidaknya tahun ini saya jadi punya perspektif baru untuk dapat melewatinya. Saya mungkin belum lulus ujian sepenuhnya tapi saya merasakan ada peningkatan. Saya sangat bersyukur akan hal itu. Selain itu ada juga kejutan-kejutan kecil di tahun ini yang menurut saya kalo diibaratkan bagaikan kembang api warna warni. Saya sudah menuliskan semuanya dalam jurnal, jadi saya gak akan lupa.

Sekian dulu ya. Kalo kalian, apa yang jadi resolusi untuk tahun 2018?

Ciao~

   

Minggu, 10 Desember 2017

One Achievement Unlocked (II)

Posted by Kirana on 08.23 with No comments
Lanjutan dari cerita ini.

Malamnya sebelum hari pertemuan dengan Hata-san, saya sempat latihan beberapa frasa dalam bahasa Inggris. Maklum, selama ini saya lebih sering menggunakan bahasa Inggris pasif daripada aktif. Jadi kemampuan bicara saya tidak lebih baik dari kemapuan menulis. Yang saya takutkan selama ini adalah jika saya tiba-tiba kehilangan kata-kata waktu bicara, alias blank. Ngerti apa yang mau disampaikan, tapi tidak bisa menemukan kata-katanya. Soalnya saya sering tuh kaya gitu. Untungnya saya bisa tidur malam itu walaupun hati rasanya deg-degan tidak karuan.

Jauh hari sebelum jadwal pertemuan kami, Hata-san bilang kalau kebetulan hari Minggu nanti beliau baru pulang dari Kuala Lumpur setelah menghabiskan libur long weekend di sana dan dijadwalkan landing di Semarang jam 8.30 pagi, jadi beliau ingin bertemu jam 10 pagi jika saya bersedia. Keesokan paginya saya tambah deg-degan. Pagi itu entah sudah berapa kali saya melihat ke arah jam dinding dan berharap waktu melambat. Terdengar lebay memang, karena entah kenapa keinginan saya untuk membatalkan janji kembali muncul. Saya malah berharap agar beliau yang membatalkan janji. Sungguh saya ingin mengutuk sifat ketidakkonsistenan saya ini. Tapi karena saya kembali ingat akan niat saya untuk tidak kabur lagi, saya jadi kembali lebih tenang.

Tadinya atas usul Hata-san, kami janji ketemuan di sebuah cafe bernama Bowery. Beliau juga mengatakan kalau mungkin akan sudah sampai di sana sebelum jam 10. Saya yang tau kalau orang Jepang sangat tepat waktu jadi merasa tidak enak. Akhirnya saya coba googling untuk tau lebih detail tentang Bowery karena saya belum pernah ke sana. Saya menjadi kembali tidak tenang setelah tau kalau ternyata Bowery baru buka pukul 11.00. Waktu menunjukkan hampir pukul 9.00 pagi. Dengan sedikit panik saya beritau Hata-san lewat messenger jika cafe yang dimaksud baru akan buka jam 11.00 dan saya menyarankan agar kami pindah tempat. Sudah jam 9 lewat dan pesan saya belum dibaca juga. Saya mulai panik, seharusnya beliau sudah landing dan membaca pesan saya. Sekitar hampir jam 9.30, notifikasi yang saya tunggu-tunggu akhirnya datang juga. Hata-san setuju untuk pindah tempat ke cafe lain. Atas saran saya, kami janjian di The Harvest karena buka lebih pagi yaitu jam 9. Beliau bahkan juga mengabari jika sudah sampai di sana. Hah! Cepet banget.

Dengan excited saya pun berangkat menuju The Harvest. Walaupun pikiran-pikiran what ifs sudah tidak ada, saya masih sedikit deg-degan takut kalau salah ngomong. Jam 10 tepat saya sampai di sana, yay! Saya langsung masuk ke dalam dan menemukan Hata-san duduk di meja paling ujung di ruangan cafe. Walapun saya belum pernah melihat wajah beliau, saya bisa menemukannya dengan mudah karena sebelumnya beliau bilang kalau beliau memakai kemeja merah dan kebetulan hanya ada satu orang yang berbaju merah di sana. Waktu beliau mengenali saya beliau langsung bilang, "Nice to meet you." dan mempersilahkan duduk menggunakan bahasa Indonesia, padahal saya belum bilang apa-apa. Saya pun menuju ke tempat duduk sambil bilang, "I'm sorry for waiting."

Tadinya saya berpikir jika pertemuan kami akan awkward dan membosankan. Tapi ternyata dugaan saya salah besar! Hata-san adalah orang yang sangat ramah dan baik. Kekhawatiran saya pun seketika hilang. Merasakan jika beliau semangat sekali belajar bahasa Indonesia, saya jadi semangat juga. Beliau bahkan membawa kamus dan buku catatan kemana-mana untuk belajar. Dari Hata-san saya jadi tau kalau beliau dan keluarganya tinggal di Tokyo dan beliau punya gelar master di bidang engineering. Beliau ternyata sudah ada di Indonesia selama satu tahun jadi sudah bisa bahasa Indonesia sedikit-sedikit walaupun belum terlalu lancar.

Kami ngobrol sekitar dua jam. Setiap beliau bertanya, saya menjawab. Selalu seperti itu. Obrolan kami tidak jauh dari topik budaya di Indonesia dan bahasa Indonesia. Banyak pertanyaan menggelitik tentang budaya orang Indonesia yang beliau lontarkan waktu itu, misalnya, "Kenapa di Indonesia susah banget cari kerja?", "Kenapa banyak orang Indonesia lebih suka naik motor?", "Apa bedanya Solo dan Surakarta?", "Kenapa lagu Kokoro no Tomo terkenal di Indonesia?" dan yang jadi favorit saya adalah pertanyaan "Kenapa ada banyak orang Tiongkok di Indonesia? Kok mereka bisa tinggal disini? Bukannya susah ya buat dapet visanya?" Saya benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan pertanyaan-pertanyaan kritis seperti itu, jadi sayangnya tidak semua pertanyaan bisa saya jawab dengan baik. Masa iya saya harus googling dulu, makanya hanya saya jawab sebisanya.

Well, overall pertemuan saya dengan Hata-san membuat saya sangat bersyukur. Yang pertama saya bersyukur karena kembali dipertemukan dengan orang yang tidak hanya baik tapi juga cerdas dan dapat menginspirasi. Yang kedua, saya sangat bersyukur bisa melawan kecemasan saya untuk bertemu dengan orang baru. Mungkin bagi orang lain hal ini sangatlah biasa, tapi bagi saya hal ini adalah sebuah pencapaian yang patut disyukuri. Ternyata saya bisa melawan kecemasan saya, ternyata bertemu dengan orang baru itu tidak seburuk yang saya pikirkan. Saya jadi ingin puk-puk diri saya sendiri. So, one achievement unlocked!

Ps. Pada waktu mau pulang, Hata-san bahkan memberi saya oleh-oleh coklat dari Malaysia, terima kasih Hata-san!


Ciao~
          

One Achievement Unlocked (I)

Posted by Kirana on 08.20 with No comments
Berawal dari iseng-iseng mencari cara agar bisa belajar bahasa Inggris dengan mudah dan murah, saya menemukan website yang bisa menghubungkan orang-orang dari seluruh dunia yang ingin belajar dan mengajar bahasa asing, nama websitenya adalah mylanguageexchange.com. Tidak hanya bahasa Inggris, kita bisa belajar hampir semua bahasa yang ada di dunia melalui website ini. Sudah hampir setahun saya menjadi member di website tersebut walaupun bukan sebagai gold member yang bisa dengan bebas mengirim email ke semua member. Untuk dapat menjadi gold member, kita harus membayar sekian dolar, saya lupa. Sebagai member gratisan alias bukan gold member, saya hanya bisa menunggu untuk membalas kiriman email dari gold member. Jadi walaupun bukan gold member, saya tetap punya kesempatan untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan kenalan dari beberapa negara. Setelah sebelumnya sempat berkenalan dengan teman dari Kanada dan Lebanon, pertengahan November kemarin, saya kembali mendapat notifikasi email dari mylanguageexchange.com yang artinya saya dapat kenalan baru.

Mendapat notifikasi email dari mylanguageexchange.com selalu membuat saya excited. Rasanya seperti menang undian berhadiah. Saya pun membuka dan membaca email tersebut dengan seksama. Bahasa penulisan emailnya sangat sopan. Dari nama pengirimnya saya tau kalau pengirimnya orang Jepang. Saya benar-benar tidak menyangka kalau akan dapat kenalan dari Jepang. Setelah saya buka profilenya di website ternyata beliau adalah seorang yang sangat senior, namanya Hata-san. Dari percakapan kami melalui email, saya jadi tau kalau beliau adalah seorang ekspat yang sedang bekerja di Indonesia sampai 2020 nanti. Beliau ini tinggal di Pekalongan dan sering ke Semarang untuk melakukan perjalanan dengan pesawat atau kereta api. Menurut saya, Hata-san termasuk orang Jepang yang mempunyai kemampuan berbahasa Inggris di atas rata-rata atau sangat baik.

Kami banyak bercakap-cakap tentang budaya Indonesia dan bahasa Indonesia melalui email dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris tentunya. Dalam emailnya, beliau selalu mengutarakan keinginannya untuk belajar bahasa Indonesia lebih giat lagi. Saya pun menyatakan kesanggupan saya untuk mengajarinya lewat email. Menjelaskan bahasa Indonesia dalam bahasa Inggris ini gampang-gampang susah ternyata. Bisa dikatakan sebuah tantangan tersendiri bagi saya. Walaupun begitu saya senang melakukannya karena bisa dilakukan tanpa harus melakukan tatap muka dan itung-itung praktek bahasa Inggris gratis. Sampai akhirnya beliau mengusulkan sebuah pertemuan untuk melatih bahasa Indonesianya dengan bercakap-cakap. Waduh kalau di email aja saya udah setengah mati menyusun kata-katanya, gimana kalau ketemu secara langsung pakai bahasa Inggris???? Sebenarnya sih waktu beliau bilang kalau sering ke Semarang untuk ke luar kota naik kereta atau pesawat, I have seen this coming. Hanya saja waktu itu saya masih tenang-tenang saja karena menurut saya tidak mungkin beliau minta ketemuan secepat itu. Tapi ternyata dugaan saya salah!

Setelah sekitar satu minggu bertukar email, melalui pesan emailnya yang lain beliau bilang akan ada di Semarang akhir pekan kemarin sekitar awal Desember. Dari pernyataan tersebut, saya sudah bisa membaca "sinyal" kalau beliau akan minta untuk mengadakan pertemuan. Benar saja, di akhir email beliau mengutarakan keinginannya untuk bertemu satu minggu setelahnya. Dan tanpa pikir panjang ((((TANPA PIKIR PANJANG)))) saya mengiyakan usulan tersebut walaupun saya tau jika nantinya saya sendiri yang akan kesulitan. Jujur, waktu itu pikiran saya masih positif sebelum akhirnya saya mulai meragukan keputusan saya sendiri menjelang hari H. Mendekati jadwal pertemuan, saya gelisah bukan main. Pikiran-pikiran what ifs mulai bermunculan tanpa henti. Saya bahkan sempat ingin membatalkan kesanggupan yang sudah saya berikan. Walaupun saya tau beliau tidak akan marah bila saya membatalkan janji, hal itu urung saya lakukan.

Sungguh akan sangat tidak sopan tentunya bila saya membatalkan janji tersebut secara tiba-tiba. Terlebih saya juga merasa kalau beliau sangat excited untuk belajar bahasa Indonesia, saya jadi makin tidak tega untuk bilang tidak. Tapi jujur, pertemuan dengan orang baru selalu membuat saya stres. Jika harus bertemu dengan orang Indonesia yang bahasanya sama saja saya sudah stres, gimana saya bisa menemui orang dari negara lain, yang bahasanya beda????? Terus gimana saya mau ketemu sama Tuhan kalau mau ketemu sama sesama manusia saja sudah panik??? Untung waktu itu saya sudah membaca bab stres dan kondisi fisik dalam buku Psikologi Abnormal. Di situ juga dijelaskan cara-cara menghadapi stres. Cara menanggulangi stres yang terbaik adalah dengan langsung menghadapi stresor atau penyebab stresnya yang dalam kasus ini adalah pertemuan dengan orang baru. Benar juga, saya memang harus menghadapinya agar saya tidak stres lagi. Sementara menghindari stresor atau penyebab stres yang dalam kasus ini membatalkan janji, hanya akan membuat kita kehilangan kesempatan untuk belajar menuntaskan stres. Stres yang tidak terselesaikan dengan baik dapat lebih membebani psikis dan malah menambah stres. Akhirnya saya membulatkan tekad untuk tetap akan datang menemuinya. Saya tidak boleh kabur kali ini. Lagian apa ruginya? Bisa dapat pengalaman baru. What's the worst can happen? Broken English? English is not our first language, rignt? So chill, just chill, everything will be fine.

Cerita lanjut ke sini.

Ciao~

Senin, 04 Desember 2017

Anxiety Dari Perspektif HSP

Posted by Kirana on 21.40 with No comments
Di Minggu malam yang cerah ini (padahal kelarnya nulis pas hari Senin) izinkanlah saya untuk menulis tentang anxiety atau kecemasan (walaupun saya sedang merasa bahagia dan tidak cemas) dari sudut pandang seorang HSP. Karena di postingan yang kemarin saya udah janji bakal cerita tentang rasanya mengalami anxiety atau kecemasan buat seorang HSP seperti saya. Anxiety ini bisa berujung dengan panick attack kalo kecemasan yang kita alami sangat ekstrem. Kalo mengalami anxiety ringan, kita biasanya masih bisa berfungsi walaupun mungkin kurang maksimal sedangkan kalo kita kena panick attack, kita cenderung lebih sulit mengendalikan atau mengontrol diri kita sendiri waktu kita kena serangan. Kebanyakan hanya bisa diam dan merasakan sensasi yang sangat tidak menyenangkan. Saya belum pernah sih kena panick attack seingat saya. Cuma pernah yang rasanya panik banget sampai pengen kabur :v

Gangguan kecemasan termasuk kelompok Aksis I dalam DSM - IV atau The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders IV (yang lebih baru ada DSM V tapi belum baca). Kecemasan sebenarnya adalah respon yang normal untuk menghadapi sebuah ancaman tetapi dapat menjadi sesuatu yang tidak normal bila rasa cemas yang kita miliki tidak sesuai dengan proporsi ancaman atau bila rasa cemas menghambat kita untuk dapat beraktifitas sehari-hari dengan normal. 

Pertama-tama saya mau cerita dulu tentang gimana rasanya atau sensasi dari mengalami anxiety atau kecemasan. Jadi kalo misalnya kamu mengalami sebuah kecemasan atau anxiety, kira-kira rasanya seperti ini:

1. Gak fokus ke lingkungan sekitar, kamu cenderung fokus ke dalam dirimu sendiri. Misalnya fokus        ke pikiranmu.
2. Merasakan sensasi berlebih atas suatu proses yang terjadi pada tubuh, misalnya jantung berdebar-        debar, banyak keringat, kepanasan, kedinginan, dll.
3. Merasa terancam walaupun dalam keadaan aman. Hal ini bikin kamu waspada akan suatu hal yang      kamu takutkan bakal terjadi, padahal hal itu tidak nyata. Hal ini disebabkan karena otak                      terstimulasi untuk mengeluarkan hormon stres yang memicu hati untuk mengeluarkan gula                  sehingga badan kita siap untuk menghadapi ancaman. Dan yang memicu stres tidak lain adalah            pikiran kita sendiri.
4. Otot rasanya tegang. Kalo saya biasanya bagian leher sama pundak tapi tiap orang beda-beda sih.
5. Pusing, sakit perut dan kadang mual.
6. Nafas pendek-pendek.
7. Kalo kasus yang parah kadang sampai gemetar.

Ketika mengalami kecemasan yang berlebih, biasanya gejala-gejal di atas muncul secara bersamaan. Nah kalo kamu mengalami gejala di atas, jangan tambah panik! Seriously! Or it will be getting worse. Agar tidak tambah panik caranya gampang. Pertama tarik nafas dalam-dalam, lalu hembuskan lewat mulut perlahan-lahan, lakukan beberapa kali. Kedua, focus on your surrounding, cari benda atau pemandangan dan fokuskan pikiranmu kesitu, misal analisa warnanya, bentuknya, teksturnya, hal itu akan mengalihkan pikiranmu dari dirimu sendiri. Lakukan kedua hal tadi dengan santai dan jangan tergesa gesa. Nikmati pergeseran fokus pikiran yang terjadi dari dalam dirimu menjadi fokus ke sekelilingmu, pasti akan terasa jauh lebih baik dari sebelumnya.

Oh iya, kalo kamu punya gangguan kecemasan, ada baiknya untuk untuk mengurangi minum teh dan kopi karena kadar kafein dalam minuman tersebut bisa memicu timbulnya kecemasan. Selain itu mengkonsumsi comfort food yang banyak mengandung karbohidrat juga membantu ketika kita mengalami kecemasan. Berlatih meditasi juga sangat disarankan untuk mencegah kecemasan karena bisa membuat pikiran kita relax sejenak yang bila dilatih dengan baik akan memperkecil resiko terkenan gangguan kecemasan.

Terus hubungannya sama HSP apa? Sebelumnya saya udah pernah cerita kan kalo HSP itu sensitif, terus pikiran mereka gak pernah bisa diem. Pikiran kami cenderung ada di masa lalu atau di masa depan. Nah itulah yang menyebabkan kami begitu dekat dengan anxiety atau kecemasan. Kecemasan adalah makanan sehari-hari kami. Walaupun bisa dibilang terbiasa, bukan berarti kami menikatinya ya. Sebaliknya kami sangat ingin terbebas dari rasa cemas yang kami timbulkan sendiri. Pikiran kami bisa membuat 1000 macam skenario kemungkinan kejadian dari yang terbaik hingga yang terburuk. Kalo skenario terburuk kami kejadian walapun kami sudah menduganya, kami akan kecewa. Kami akan sama kecewanya dengan mengalami skenario terburuk kami kalo skenario terbaik kami tidak sepenuhnya terjadi. Serba salah kan? Kalo yang seperti itu saja sudah bisa dikatan sebagai sebuah kecemasan. Apalagi kalo mengidap gangguan kecemasan!

Gangguan kecemasan ini ada banyak tipe misalnya agorafobia, generalized anxiety disorder (GAD), fobia spesifik, fobia sosial, OCD dan gangguan stress akut. Diantara tipe-tipe gangguan kecemasan tersebut, yang umum terjadi adalah agorafobia dan GAD. Agorafobia meliputi kecemasan berada di tempat yang ramai, makan di tempat umum, menyeberang jembantan, naik kendaraan umum, dll. Sedangkan GAD adalah kecemasan yang timbul tanpa ada penyebab yang spesifik. Saya udah pernah merasakan semuanya hehe. Tidak ada satu pun yang menyenangkan, YAIYALAH!!!!

Saya dulu sempat punya gejala gangguan kecemasan waktu kuliah dan waktu itu saya gak tau. Yang saya tau hanya, perasaan tidak enak macam apa ini!!! Ditambah waktu itu saya sukaaa banget minum kopi, yasudahlah jadi makin parah tapi gak pernah sampai kena panick attack. Untungnya saya sekarang sudah bisa mengendalikan pikiran-pikiran saya HAHAHAHA (bangga). Tapi beneran deh mengontrol pikiran buat HSP itu butuh latian. Walaupun harus dilatih, tapi kalo udah mahir mengendalikan pikiran, gak ada tuh cemas-cemas apalagi gangguan kecemasan.

Ya kira-kira begitulah rasanya mengalami sebuah kecemasan yang sedikit di atas batas normal. Semoga bermanfaat.

Ciao~

Rabu, 22 November 2017

Gimana Sih Rasanya Jadi HSP (Highly Sensitive Person)?

Posted by Kirana on 17.38 with 5 comments
Teman saya, Mbak Anggita pernah bertanya, “Gimana sih rasanya jadi HSP?” waduhhh ini adalah pertanyaan yang susah dijawab. Saya sempat berpikir dulu agak lama sebelum akhirnya menjawab pertanyaan tersebut. Walaupun sudah berpikir agak lama pun menurut saya jawaban yang saya berikan waktu itu masih kurang memuaskan. Waktu itu saya cuma bilang kalo HSP itu sensitif, kulitnya tipis, semua-muanya straight to the kokoro*, tapi sebenernya saya ingin jawab lebih dari itu. Karena saya masih belum puas atas jawaban saya tadi, makanya saya disini ingin menuliskan jawaban yang lebih lengkap tentang gimana sih rasanya jadi HSP (Highly Sensitive Person) itu. Semoga Mbak Anggita baca yaaaa.

1.     Kepala rasanya selalu penuh
HSP adalah tipe orang yang selalu mikir dan selalu kepikiran sama sesuatu. Nyaris gak ada waktu dimana otak kami berhenti berpikir. Kadang kalo kami ditanya pertanyaan simpel, buat ngejawabnya pun harus mikir dulu agak lama. Karena lebih suka melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang dulu, jadi kami butuh waktu agak lama untuk mengambil keputusan. Gak jarang juga kami mempertanyakan dan memikirkan hal-hal yang mungkin bagi orang lain gak penting. Bisa dibilang, kami hidup di dalam kepala kami dan kadang hal itu bikin energi kami cepat habis dan kami jadi gampang lelah. Nah, karena kebiasaan kami yang selalu in our heads ini, menurut penelitian, kami berpotensi besar untuk kena gangguan kecemasan (anxiety disorder) apalagi kalo kami punya pengalaman buruk di masa lalu. Kapan-kapan saya ceritain juga deh gimana rasanya anxious buat seorang HSP.
2.     Gampang merasa “tertohok”
Kami HSP memang dikenal sebagai tipe yang take it personally. Efeknya adalah kami cenderung emosional dan kurang suka disindir apalagi dikritik. Kami jadi gampang tersinggung. Walaupun sindiran dan kritikan itu mungkin biasa saja buat orang lain atau di luarnya kami mungkin bersikap biasa saja, sebenarnya bagi kami hal itu bisa merupakan sebuah tamparan keras yang akan selalu membekas. Dan selanjutnya kami bisa down serasa dunia kami runtuh. Malah kadang saking sensitifnya, kami yang HSP ini walau gak disindir pun sering merasa tersindir. Jadi walaupun kami luarnya stay cool, sebenernya mungkin dalam hati, kami ini udah nangis batin.  
3.     Emosional
Nah, karena kami ini tipe yang cenderung take it personally itu, kami jadi orang yang emosional. Kadang banyak dari kami yang short tempered dan gampang nangis. Walaupun kami tipe pribadi yang emosional, tidak semua dari kami bisa dengan mudah menunjukkannya kepada orang lain. Tapi jika keadaan mendesak dan kami sudah tidak dapat menahannya lagi, kadang emosi kami bisa meledak juga. Kalo sudah begitu, kami berpotensi melukai perasaan orang lain dan sebagai akibatnya, kami jadi merasa sangat bersalah. Disini nih susahnya, kami emosional tapi di saat yang sama kami harus jaga emosi biar gak nyakitin orang lain dan kalo udah nyakitin orang lain, kami bakal merasa luar biasa bersalah.
4.     Takut melukai  perasaan orang lain dan dia sendiri takut terluka
Ini ada hubungannya sama kami yang selalu melihat sesuatu dari berbagai sisi sehingga hal ini membuat kami selalu memikirkan perasaan orang lain. Kami selalu mikirin dulu apa yang ingin kami omongin agar sebisa mungkin gak menyinggung perasaan orang lain. Nah dengan gak menyinggung perasaan orang lain, diharapkan orang lain juga gak akan menyinggung perasaan kami. Ibaratnya kami gak suka mengkritik orang biar kami juga gak dikritik.
5.     Gampang merasa bersalah
Ini menurut saya adalah salah satu sifat HSP yang paling gak enak. Karena HSP itu orangnya sensitif, kami jadi GR-an. Inget kan saya tadi bilang, walau kami gak disindir, gak diapain juga kami bakal tetep “merasa” seakan-akan kami yang harus menanggung semuanya sendirian. Parahnya, hal ini juga berlaku ketika kami menghadapi kegagalan atau melakukan kesalahan. Kami akan merasa sangat bersalah dan mungkin mengalami kesedihan dan penyesalan yang mendalam seperti telah melakukan sebuah tindak kriminal yang hukumannya sangat berat. Butuh waktu untuk kami recovery dan bisa bangkit kembali.    
6.     Bisa terlalu menghayati masalah orang lain
Kami orangnya gak tegaan. Walaupun HSP cenderung terlihat begitu melindungi diri mereka sendiri dari kejamnya dunia, tapi sebenernya kami punya toleransi yang sangat tinggi untuk orang lain. Contohnya jika orang lain melakukan kesalahan/mengalami kegagalan, kami bisa memaklumi dan dengan mudah bilang jika hal itu adalah biasa. Karena kami tau melakukan kesalahan/mengalami kegagalan itu rasanya gak enak makanya kami ingin agar mereka tetap tegar. Tapi giliran kami sendiri yang melakukan kesalahan/mengalami kegagalan, kami bisa menghukum diri kami sendiri dengan sangat keras dan hal itu bisa menurunkan citra diri kami.
7.     Mood dan keadaan orang-orang terdekat bisa mempengaruhi kami
Mood kami juga sangat dipengaruhi oleh mood orang-orang terdekat kami. Terutama jika orang-orang terdekat kami sedang sedih atau tertimpa masalah, kami bisa merasa lebih sedih dari mereka. Terlebih jika kami tidak bisa membantu mereka. Walaupun kami tau kami tidak perlu bertanggung jawab atas apa yang mereka alami dan kami tau mereka mungkin tidak butuh bantuan kami, tapi tetap saja, jika kami tidak bisa melakukan apa-apa untuk membuat mereka lebih baik, malah kami sendiri yang nantinya bisa stres sendiri lalu jadi bad mood. Maka kadang jika saya sedang lelah, saya lebih baik gak tau gimana keadaan mereka daripada saya tau mereka sedang ada masalah tapi saya gak bisa bantuin mereka.
8.     Nonton film sadis dan film horror bisa bikin kami stres
Karena itulah kami gak bisa nonton film yang sadis-sadis dan film horror. Saya kalo nonton film yang tipenya instant kill sih gapapa tapi kalo yang orang masih hidup terus disiksa-siksa gitu saya gak bisa. Bisa stres saya nanti. Saya juga paling gak bisa nonton film horror. Belum nonton aja udah stres duluan kalo itu. Saya pernah nonton film horror karena diajakin temen. Walaupun dari awal sudah mengafirmasi diri saya sendiri kalau itu cuma film, saya tetep aja masih kebayang-bayang sampai kebawa  mimpi. Kan serem.
9.     Gampang overwhelming kalo ada di tempat yang berisik dan penuh orang
Karena panca indra kami juga sensitif, kami gak bisa ada di tempat yang berisik dan rame dalam waktu yang lama. Karena kami juga mudah terpengaruh energi orang apalagi orang-orang yang energinya negatif, energi kami bisa cepat habis. Waktu itu saya pernah cerita kan, Mbak. Di kantor yang dulu saya sering ngerasa stres sendiri cuma dengan ngeliatin temen sebelah yang kerjaannya sibuk banget ngangkatin telpon yang bordering-dering terus. Saya sih sebenernya gak masalah kerja di open office yang rame asal kerjaannya yang gak membutuhkan konsentrasi dalam waktu yang lama.

Nah itulah tadi secuil cerita gimana rasanya jadi HSP (Highly Sensitive Person). Semua trait di atas saling berpengaruh satu sama lain. Kami sedikit berbeda karena kinerja sistem syaraf kami yang memang agak sedikit berbeda dari kebanyakan orang. Walaupun begitu, kami kadang mencoba untuk tidak terlihat sebagai HSP. Hal itu disebabkan karena trait kami yang mirip dengan tipe kepribadian INFJ yang selalu ingin merasa fit in dan kebetulan saya adalah INFJ yang juga HSP. Kadang saya bingung juga apakah saya itu HSP karena saya INFJ atau saya INFJ karena saya HSP? Ah tapi itu gak penting, siapa pun kamu, sayangi dirimu sendiri, perlakukan dirimu dengan baik karena kamu adalah kamu, bukan orang lain. Dan tidak ada yang lebih menyenangkan selain penerimaan dan perdamaian dengan diri sendiri.

Semoga kalo Mbak Anggita udah baca postingan ini, Mbak Anggita pura-pura gak baca yaaaa.Tolong lupain semuanya, anggap aja HSP itu nggak ada hahaha xD


Ciao~

*Kokoro = Hati

Selasa, 21 November 2017

Dengerin Lagunya Sampai Selesai

Posted by Kirana on 17.44 with No comments
“Aku gak suka lagu ini!”

“Emang udah didengerin sampai selesai?”

“Ya belum.”

“Terus kenapa bisa bilang kamu gak suka sama lagunya?”

“Aku gak suka intronya. Jelek.”

“Kebiasaan kamu ini. Belum didengerin sampai habis sudah bilang gak suka lagunya. Terlalu mudah buat ngejudge tanpa alasan yang valid.”

“Emang harusnya gimana?”

“Nih, dengerin ya. Lagu itu gak cuman ada intro, tapi juga ada verse, reff, bridge, interlude bahkan outro. Gak semua lagu yang intronya jelek, berarti keseluruhan lagunya juga jelek. Kamu harus tetap dengerin semua bagian dari lagu itu untuk menilai apakah lagu itu emang bagus atau tidak. Begitu juga dengan lagu yang intronya bagus, belum tentu keseluruhan bagian dari lagu itu juga bagus.”

“Tapi kalo intronya jelek, kadang udah males duluan mau dengerin.”

“Hmmm… Pernah gak kamu suka sama satu lagu yang dulunya kamu gak suka?”

“Pernah sih…”

“Nah, menurut kamu kenapa bisa kaya gitu?”

“Mungkin karena aku dengerin terus lalu lama-lama jadi suka.”

“Itulah masalahnya. Kamu terlalu gampang bilang suka dan nggak suka sama sesuatu bahkan seseorang. Kamu terlalu gampang ngejudge sebelum kamu melihat sesuatu atau orang secara utuh. Waktu SMA kamu pernah bilang kan, katanya kamu gak suka sama sekolah itu, pengen pindah aja. Terus waktu kuliah juga gitu, katanya gak mau di jurusan itu, katanya itu bukan tempat kamu. Tapi toh nyatanya kamu selalu bisa walaupun awalnya kamu gak suka.”

“Kamu gak ngerasain sih kalo semua itu dilalui dengan penuh perjuangan.”

“Yang namanya hidup memang penuh perjuangan. Sama kaya kamu yang tadinya gak suka sama satu lagu, karena kamu mau dengerin lagu itu terus-menerus, akhirnya kamu jadi suka. Hidup juga kaya gitu, hampir sama kaya lagu. Mungkin akan ada part yang kamu suka atau kamu gak suka. Gak masalah. Jalanin aja terus, pasti akan ada bagian yang kamu suka kok.”

“Bener juga sih.”

“Kalo kamu aja mau dengerin lagu-lagu yang awalnya kamu gak suka, gak ada alasan dong buat berhenti memperjuangkan cita-cita kamu?”

Aye, captain!


Good. Keep doing good things, kid. And life is about to get better ;)”

Ps. Percakapan ini terjadi antara id dan ego

Sabtu, 11 November 2017

My Own SKE48 Request Hour

Posted by Kirana on 23.31 with 2 comments
Tadinya saya cuma mau nulis yang versi AKB48 aja, tapi gara-gara saya habis nonton ulang konser SKE48 Fuyu Con, saya jadi pengen nulis Request Hour yang versi SKE48 juga! HEHEHE. Selama nonton ulang konsernya SKE itu ternyata lumayan banyak juga lagu mereka yang saya masih inget dan masih suka jadi menurut saya sayang kalo nggak diabadikan. Apalagi saya dulu juga pernah cerita kan kalo saya tau AKB48 malah dari SKE48 ini. Gara-gara saya mau nulis postingan ini, saya jadi buka-buka lagi file lagu-lagu lama mereka. Sebenernya juga, saya tadinya cuma mau nulis 10 lagu aja buat RH versi SKE48 ini, tapi ternyata lagu yang saya suka lebih dari 10, jadilah saya tulis 15 lagu sekalian. Daaaaan.... inilah Request Hour SKE48 versi saya:

15. Two Roses
Lagu ini adalah side B dari single 1!2!3!4! Yoroshiku! yang dibawakan oleh double center SKE48 sekaligus double oshi saya yaitu Matsui Rena dan Matsui Jurina. Dulu lagu ini sempat jadi lagu yang paling sering saya putar di playlist.

14. Escape
Escape ini adalah side B dari Single AKB48 yang saya lupa judulnya! Hahaha. Saya suka lagu ini karena PVnya keren bangeeeeetttsss! Musik dan koreonya sih yang bikin keren dan semua member terlihat keren di PV lagu ini.

13. Tegami no Koto
Tegami no Koto ini liriknya so sweet. Merupakan lagu dari setlist Seifuku no Me yang semua lagunya bagus-bagus. Tapi Tegami no Koto ini termasuk favorit saya banget.

12. 16 Iro no Yume Crayon
Pas pertama kali denger salah satu lagu dari setlist Ramune no Nomikata-nya tim KII yang mereka bawakan waktu konser "Senyou Gekijou wa Aki Made ni Dekiru no Ka" ini, saya langsung suka! Konser ini adalah konser SKE48 pertama yang saya lihat dan dari konser ini juga saya jadi tau kalo ternyata lagu-lagu setlist mereka nggak kalah bagus sama punya AKB48. Lirik dan musiknya ceria banget. Aransemennya sederhana tapi catchy.

11. Bokura no Kaze
Beda dengan AKB48 yang saya lebih banyak suka lagu-lagu single mereka, di SKE48 saya justru lebih suka lagu-lagu B side dan setlist teater mereka. Bokura no Kaze ini salah satunya. Lagu ini adalah bagian dari setlist tim S yaitu Te Wo Tsunaginagara. Fyi aja, setlist ini juga dibawakan oleh JKT48 tim T.

10. Koi wo Kataru Shijin ni Narenakute
Saya suka banget sama lagu ini pas dibawain sama tim S. Mereka keliatan semangat banget.

9. Choco no Dorei
Choco no Dorei ini salah satu single SKE48 favorit saya. PVnya asik banget, lagunya catchy dan aramsemennya juga bagus. Saya suka seifuku mereka di PV ini. Dulu saya sempat sudah hampir beli single mereka yang akan dikirim langsung dari Jepang, tapi entah kenapa sepertinya ada masalah di bea cukai dan akhirnya barangnya malah diretur ke Jepang. Suppliernya sempat menawarkan apakah saya masih tetap ingin pesan single yang sama atau menukarnya dengan yang lain. Lalu karena saya sudah terlanjur malas karena harus menunggu lebih lama lagi dengan waktu yang tidak pasti, akhirnya saya putuskan untuk menukarnya dengan single dari SCANDAL karena katanya jika saya waktu itu bikin pesanan baru, waktu proses pengirirmannya akan lebih cepat.

8. Hanabi wa Owaranai
Hanabi wa Owaranai dibawakan oleh sub unit SKE48 yang bernama Selection 8. Lagu ini adalah B side dari single Pareo wa Emerald. Dulu saya suka banget sama lagu-lagu yang dibawakan oleh Selection 8. Entah kenapa lagu-lagu Selection 8 itu aransemen dan nadanya pasti bagus-bagus dan cocok di kuping saya. Saya lupa siapa saja membernya, yang jelas ada WMatsui, Yuria dan Kanon seingat saya. Sub unit Selection 8 ini ada sampai sekitar tahun 2013 dan sempat mengalami perubahan personil, tapi setelah tahun 2012 menurut saya kualitas lagunya agak menurun.

7. Boku wa Shitteiru
Awalnya saya tau kalo lagu ini adalah lagu B side dari single Coquettish Juutai Chuu dan waktu itu saya lumayan suka. Saya tidak menyangka jika lagu ini akan dijadikan lagu soundtrack film documenter dari SKE48 dan bahkan dibuatkan PV versi film documentary-nya. Sejak saat itu saya jadi tamba sukaaaa. Kekuatan dari lagu ini ada di liriknya yang memberikan semangat pada pendengarnya untuk selalu berjuang dalam menggapai mimpi.

6. Kin no Ai, Gin no Ai
Pertama kali saya tau lagu ini adalah dari live performance mereka di sebuah stasiun televisi di Jepang. Saya malah pertama kali suka dengan koreo yang waktu itu ditampilkan, setelah itu saya baru suka dengan lagunya. Musiknya bertema gospel-gospel gitu, beda dengan musik-musik mereka sebelumnya.

5. Bukiyou Taiyou
Akhirnya ada lagu ballad SKE48 yang saya suka! SKE48 akhirnya dapet jatah lagu ballad setelah sebelumnya selalu dimonopoli oleh older sister group-nya, AKB48. Hal lain yang saya suka dari lagu ini adalah PVnya. Tidak seperti kebanyakan single musim panas yang mengusung tema pantai dengan kostum bikini, untuk PV ini mereka mengusung tema liburan musim panas dengan menggunakan kostum yang casual. Kostum yang mereka kenakan juga lucu-lucu dan membuat mereka terlihat jauh lebih imut daripada mengenakan bikini. Salute!

4. Kami Gami Ryouiki
Awalnya lagu B side dari Kisu Datte Hidarikiki yang juga dibawakan oleh Selection 8 dengan formasi lama. Saya nggak tau gimana ceritanya sampai lagu ini bisa jadi lagu "kebangsaanya" generasi 1 SKE48 dan sering banget dibawakan pas konser. Seperti yang sudah saya bilang, saya suka lagu-lagunya Selection 8 karena aransemennya baguuuss tak terkecuali lagu ini.

3. Kamoku na Tsuki
Saya sukaaaaaaa banget waktu Selection 8 formasi lama (waktu WMatsui masih satu tim) bawain lagu ini di Request Hour SKE48. Saya sudah suka banget sama lagu ini sejak awal-awal suka SKE48. Waktu saya dengerin single Kataomoi Finally se-B side B sidenya, menurut saya, malah lagu ini yang paling enak dari semua lagu yang ada di single itu bahkan lebih bagus dari single-nya sendiri.

2. Aozora Kataomoi
Adalah single ke-2 SKE48 yang dibawakan oleh tujuh orang senbatsu (lho bukan 16 orang?) karena waktu itu masih awal-awal terbentuk. Shooting PVnya dilakukan waktu musim dingin di atap salah satu gedung tertinggi di Nagoya dan mereka harus nge-dance pada suhu belasan celsius dengan kostum yang cukup minim untuk ukuran musim dingin. Nggak kebayang dinginnya kaya apa. Saya suka banget sama lirik lagu ini :')

1. Chaimu wa Love Song
Saya sukaaaa banget sama lagu dari setlist Te wo Tsunaginagara satu ini. Tiap dengerin lagu ini saya jadi semangat. Lagu ini juga selalu mengingatkan saya pada asiknya masa-masa sekolah dulu, saya jadi berasa masih muda HAHAHAHA biaren biareeeennnn~

Itulah Request Hour SKE48 versi saya. Lagu-lagunya didominasi oleh lagu dari B side single mereka dan lagu dari original setlist Tim S yang lama. Karena saya memang lagi suka-sukanya SKE48 di era WMatsu masih satu tim alias formasi original Tim S. Duh saya jadi kangen Tim S yang lama kan T_T

Biar gak tambah kangen, saya akhiri saja postingan kali ini.. Happy weekend!

Ciao~

Jumat, 10 November 2017

My Own AKB48 Request Hour

Posted by Kirana on 10.43 with 2 comments
Ceritanya akhir-akhir ini saya sedang kangen-kangennya sama anak-anak 48 grup. Ternyata sudah cukup lama juga saya menelantarkan mereka HAHAHA. Lalu setelah menonton ulang konser AKB48 1830m no Yume di Tokyo Dome, saya jadi bernostalgia dan rasa kangen saya sedikit terobati. Maklumlah, konser AKB48 1830m no Yume yang diselenggarakan di Tokyo Dome itu adalah salah satu konser yang saya paling suka walaupun sudah lima tahun yang lalu. Iya, konser itu diadakan pada tahun 2012 silam dimana member-member founder AKB48 masih ada. Walaupun itu konser lawas, justru disitulah menariknya. Saya masih kenal sebagian besar membernya dan saya juga masih tau bahkan hafal lagu-lagunya, tidak seperti AKB48 yang sekarang didominasi wajah-wajah baru dan lagu-lagu baru yang saya gak sempat catch up. Selama menonton ulang saya kerap berpikir, ternyata banyak juga ya lagu AKB48 yang saya suka. Nah, saya jadi kepikiran buat bikin list lagu AKB48 yang selama ini jadi favorit saya dan yang menurut saya bakalan everlasting. Rasanya kurang adil kalo saya udah nulis list 10 lagu The Corrs favorit saya tapi belum nulis yang versi AKB48 padahal saya udah lebih lama ada di fandom ini. Jika saya dikasih kesempatan buat bikin Request Hour sendiri, kira-kira susunan lagunya akan seperti ini:

15. Only Today
Only Today adalah salah satu lagu lama AKB48 yang merupakan lagu B side dari single Bingo! Lucunya, saya tau lagu ini pertama kali malah yang versi JKT48-nya bukan yang versi asli dari AKB48. Dulu saya sempat "mencampakkan" lagu ini sebelum akhirnya suka gara-gara denger yang versi JKT48. Saya bahkan baru sadar jika lagu ini ada di konser AKB48 1830m no Yume waktu saya nonton ulang yang dibawakan oleh tim A. Lagu favorit yang dibawakan oleh tim favorit xD

14. Sakura no Ki ni Narou
Saya lupa kapan pertama kali dengerin lagu ini yang jelas waktu pertama kali dengerin sambil liat PVnya saya langsung suka! Jurina, oshi saya, cantik banget di PV ituuuu! Setelah saya baca arti liriknya, ternyata saya tambah suka. Sakura no Ki ni Narou ini termasuk lagu ballad dan entah kenapa lagu-lagu balladnya AKB48 banyak yang cocok di kuping saya. Mereka emang jago bikin lagu ballad yang liriknya dalem dan bikin terharu.

13. Sakura no Hanabiratachi
Lagu ini termasuk lagu-lagu AKB48 yang saya dengerin pas masih awal-awal suka AKB48. Sakura no Hanabiratachi ini merupakan debut single indie pertama mereka yang dirilis tahun 2006. Tapi sempat dirilis atau direkam ulang setelah mereka masuk major label pada tahun 2008. Setelah saya dengerin beberapa kali, ternyata saya suka. Saking sukanya, saya bahkan sempat bikin coveran lagu ini tapi yang versi balladnya seperti yang dibawakan Acchan di konser AKB48 1830m no Yume. Kalo ada lagu yang bikin saya kangen masa-masa sekolah, lagu ini salah satunya.

12. So Long!
Adalah lagu ballad lain dari AKB48 yang saya suka. Lagu ini dibuat khusus untuk mengenang peristiwa gempa bumi yang melanda Jepang pada tanggal 11 Maret 2011 lalu. PVnya adalah PV yang terpanjang karena berdurasi 60 menit dimana ada semacam "drama" sebelum mereka menyanyikan lagunya. Saya bahkan belum nonton full PVnya karena gak ngerti mereka ngomong apa. Lagu ini dibawakan oleh senbatsu angkatan setelah Acchan graduate.

11. Shoujotachi yo
Saya suka Shoujotachiyo gara-gara apa ya. Oh, gara-gara lagu ini sering banget diputer buat lagu encore di konser-konsernya AKB48. Setelah saya dengerin dan dengerin dan saya dengerin yang versi JKT48, saya jadi suka. Lagu dan liriknya bikin semangat. Saya juga suka penampilan member yang membawakan lagu ini pas encore, biasanya mereka udah ganti kostum mengenakan kaos konser, celana jeans dan sneakers. Seneng juga liat mereka bisa gerak bebas tanpa kostum yang membatasi gerak mereka dan kadang terlalu sexy.

10. Kimi wa Melody
Ini adalah lagu reuniannya para top member yang udah pada grad karena ada Acchan, Yuko dan Mariko. Tapi yang jadi center di sini adalah Miyawaki Sakura, salah satu member favorit saya juga hehe. Konsep PVnya hampir mirip Heavy Rotation, ya secara sutradaranya sama sih. Yang bikin saya suka sama lagu ini adalah musiknya yang lebih slow dibanding lagu-lagu AKB48 lainnya yang rilis pada masa itu dan yang pasti lagunya enaaaaak. Saya suka banget sama instrumen gitarnya di sini, nicely done.

9. Bokutachi wa Tatakawanai
Lagu ini adalah single AKB48 terakhir untuk Matsui Rena sebelum dia graduate. Waktu pertama kali liat PVnya, saya langsung suka! Temanya action gitu berantem-beranteman, keren banget deh. Selain itu musiknya juga asik, ada nuansa electro-electronya gitu tapi yang bikin saya suka adalah suara biolanya. Itulah yang menurut saya bikin lagu itu beda dengan lagu-lagu AKB48 yang lain.

8. Kokoro no Placard
Mungkin lagu ini adalah satu-satunya lagu AKB48 sousenkyou yang saya suka. Menurut saya lagu ini cocok banget buat Mayuyu center. Saya gak kebayang kalo yang menang sousenkyou waktu itu Sasshi. PVnya yang imuuuuut banget dan liriknya yang juga bagus pasti bikin siapa pun yang denger jadi ceria. 

7. Hikoukigumo
Salah satu lagu yang paling sering dibawakan waktu encore yang saya suka. Walaupun liriknya agak sedih, tapi musiknya ceria banget. Kadang saya heran kenapa mereka bisa banget bawain lagu sedih dengan sangat ceria.

6. Shonichi
Ini sebenarnya adalah lagu yang ditulis khusus untuk debutnya tim B. Lirik dari lagu ini selalu bisa bikin saya semangat tiap kali saya dengerin.

5. Himawari
Pertama kali saya dengerin dan langsung suka sama lagu ini waktu pertama kali sali saya nonton konser AKB48 1830m no Yume. Waktu itu lagu ini dibawakan oleh Jurina, Tomochin, Ayaka, dan Sae. Ada sesuatu di musik dan melodinya yang bikin saya suka. Dari lagu ini juga saya baru tau kalo lagu teater ternyata bagus-bagus juga.

4. 365 Nichi no Kamihikouki
Pas pertama kali saya dengerin lagu ini, saya belum suka alias biasa aja. Waktu itu saya dengerin yang versi Sayane yang saya kira malah lagu solonya dia. Saya baru ngeh kalo ini lagunya AKB48 setelah saya dengerin yang versi JKT48. Liriknya bagus juga ternyata, lalu saya jadi sukaaaaa banget.

3. Bingo!
Yang bikin saya suka sama Bingo! adalah musik instrumentalnya terutama gitarnya. Bener-bener selalu bisa bikin saya lebih semangat.

2. Kimi no Koto ga Suki Dakara
Nah ini.... Lagu ini adalah side B dari single AKB48 yang judulnya RIVER. Yang menarik dari under girls yang membawakan lagu ini adalah merekalah yang nantinya menjadi "face" dari AKB48 setelah para founding member graduate. Oshi saya Matsui Rena juga ada di PV lagu ini. Saya juga suka banget sama lagu ini karena liriknya yang menceritakan tentang one sided love yang bahagia dan mereka membawakan lagu ini dengan sangat-sangat ceria.

1. Run Run Run
Yep, lagu paling favorit buat saya adalah Run Run Run. Saya baru sadar lagu ini adalah bagian dari setlist Boku no Taiyou setelah saya denger yang versi JKT48nya HAHAHA. Tiap saya dengerin lagu ini berasa menyemangati diri sendiri :')

Salah satu alasan kenapa saya suka lagu-lagu AKB48 adalah karena their lyrics are so blunt but that doesn't even sound so weird and disturbing at all. Entah ya, apakah mungkin karena disampaikan dengan bahasa Jepang? Karena kalo saya denger yang versi JKT48 aja saya kadang geli lho xD

Nah itulah tadi lagu-lagu AKB48 yang  jadi favorit saya hehe. Saya harap mereka akan selalu masuk list Request Hour AKB48 yang sesungguhnya. HAHAHAHAHA

Ciao~

Selasa, 07 November 2017

Why You Should Join Fandom(s)

Posted by Kirana on 21.23 with No comments
Pernah suka dengan sesuatu atau hobi mengerjakan sesuatu? Pernah bertemu atau berkumpul dengan orang-orang yang se-hobi atau memiliki satu ketertarikan akan sesuatu yang sama denganmu? Yep, that is fandom for short. Menekuni hobi yang kita suka memang merupakan hal yang mengasyikkan apalagi kalau bisa berkumpul dengan orang yang memiliki hobi yang sama dengan kita, patinya akan lebih mengasyikkan! Bukan hanya sekedar hobi yang sama, fandom juga meliputi orang-orang dengan interest yang sama, bisa soal musik, artis, gadget, game dll. Walaupun cakupannya sangat luas, biasanya istilah fandom lebih familiar dengan dunia pop culture daripada dunia traditional culture dan biasanya anggotanya didominasi oleh anak-anak muda.

Sampai hari ini, saya sendiri sudah empat kali nyemplung ke dalam dunia per-fandom-an. Saya pertama kali ikutan fandom waktu SMA. YUI-Indo adalah fandom pertama saya, kebetulan waktu itu saya suka banget sama YUI. Setelah YUI-Indo agak sepi, saya nyemplung ke SCANDAL-HEAVEN, forum online yang didedikasikan untuk band SCANDAL dari para fansnya. Agak bosen sama SCANDAL, saya masuk ke fandomnya ONE OK ROCK yang waktu itu masih sepi, karena yang tau mereka baru sedikit. Nah, sampai sekarang saya masih bertahan di fandomnya 48group hehe. Kalau fandomnya The Corrs dihitung juga, berarti toatal saya sudah pernah ikutan lima fandom. Khusus fandomnya The Corrs ini saya baru join the hype sekitar setahun yang lalu sih, jadi belum lama. Dari penyanyi solo, ke band, ke idol, lalu balik ke band lagi. Ya seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya, selera musik saya memang gak pernah jauh-jauh dari mereka. 

Memang sih gak semua orang cocok dan suka ikutan fandom, mulai dari yang gak punya waktu sampai yang takut kalo nanti dicap "nerd". Jujur aja, fandom lebih cocok untuk orang seperti saya yang gak terlalu suka terekspose (alah). Secara dulu waktu SMA saya paling males ikut organisasi macem OSIS, MPK, Paskibra, saya gak seambisius dan sepopuler itu, saya tergolong siswa dan mahasiswa cupu. Kalau pun ikut ekskul, saya selalu pilih yang banyak kegiatan fisik kaya olah raga atau seni musik. Fandom ini juga cocok buat kalian-kalian yang merasa susah terhubung dengan teman-teman di sekitar kalian karena tidak memiliki interest yang sama atau buat kalian yag sering ngerasa, "Ah temen saya gak ada yang asik nih". Mendingan kalian gabung ke fandom, kan. Anyway, berikut ini adalah alasan kenapa kamu harus ikutan fandom menurut saya (HAHAHAHA):

Pertama, kamu bisa dengan sangat mudah menjalin koneksi dengan orang-orang baru. Enaknya ikut fandom adalah kamu bisa dapat teman baru dengan sangat mudah dan yang membuatnya jadi sangat mudah tak lain adalah kesamaan interest yang kalian miliki. Yup, fandom memang terkenal sangat mudah membuat orang-orang terhubung satu sama lain. Bahkan siapa tau kalian juga bisa menemukan seorang sahabat disana atau mungkin jodoh. Banyak teman-teman saya yang sekomunitas akhirnya menikah. Untuk memulai sebuah percakapan pun tidak membutuhkan sebuah kerja keras karena fandom sudah menyatukan kalian. Pokoknya selama di fandom itu kalian punya niat yang baik, yakin deh kalian pasti juga akan dipertemukan dengan orang-orang yang baik. Tapi kalau kalian punya niat yang gak baik, mending gak usah ikutan fandom deh hehe, jangan ya kalo buat hal yang gak baik.

Kedua, fandom makes you travel. Karena kamu sudah punya teman se-perfandom-an yang asik-asik dan baik-baik yang kebetulan tinggalnya beda kota atau bahkan beda negara dengan kamu, kamu jadi tidak segan-segan untuk mengunjungi mereka. Mereka pun juga pasti akan senang jika kamu berkunjung. Kalau kamu mau jalan-jalan ke kota atau negara mereka, kamu gak usah bingung soal akomodasi atau tour guide, mereka pasti akan dengan senang hati bantuin dan kasih saran terbaik buat kamu. Selain kamu jadi bisa traveling mengunjungi teman, kamu juga bisa traveling bareng teman-teman se-fandom kamu, misalnya buat nonton konser artis favorit kamu bareng mereka. Pasti bakal asik banget deh kalo bisa traveling bareng teman-teman yang baik-baik dan asik-asik itu.

Ketiga adalah fandom dapat melatih ketrampilan sosialisasi. Siapa bilang di fandom kita cuma bisa hahahihi fangirling-an dan fanboying-an. Kalo menurut kalian cuma itu kegiatan orang-orang yang ada di dalam fandom, kalian salah besar. Di dalam fandom kita bisa belajar sosialisasi lebih lanjut dengan membuat event-event keren yang bisa bikin fandom kita nantinya lebih dikenal dan kita bisa dapat teman lebih banyak lagi. Sudah banyak kok fandom yang membuat event dengan skala besar bahkan nasional yang pastinya hal itu mengasah skill anggotanya untuk dapat menyelenggarakan event tersebut. Saran saya, joinlah dengan fandom yang sekiranya punya struktur organisasi yang jelas syukur-syukur punya program kerja juga (yailah kaya OSIS ajaaaa). Lho jangan salah, fandom yang baik adalah yang seperti itu, yang bisa membuat para anggotanya berkembang menjadi pribadi yang lebih baik, bukan lebih buruk apalagi lebih "freak".

Saya bersyukur banget pernah menjadi bagian dari keempat (lima) fandom tadi. Tak jarang teman-teman fandom saya memiliki solidaritas yang justru malah lebih tinggi dari teman-teman saya yang lainnya. Kadang saya bahkan merasa lebih akrab dengan teman-teman fandom saya daripada misalnya teman sekolah atau teman kuliah. Walaupun ada small circle dari teman-teman sekolah dan kuliah saya yang benar-benar saya jaga sampai sekarang tapi pertemanan dengan teman-teman fandom ini... beda. Saya selalu merasa teman-teman fandom saya adalah rumah kedua, sedangkan teman-teman sekolah, kuliah dan kantor adalah rumah ketiga. Karena apa ya, kalo teman sekolah, kuliah dan kantor itu mereka selalu punya tujuan mereka masing-masing, bahkan kita juga punya tujuan kita sendiri kan. Dan kita dipersatukan oleh tujuan-tujuan yang ingin kita capai tersebut, jadi kesannya lebih serius. Sedangkan kalo berada di dalam fandom, rasanya jauh lebih santai, bahkan kita bisa menunjukkan sisi yang tidak ingin kita tunjukkan pada circle kita yang lain.

Nah itulah tadi sekelumit tentang kenapa harus join fandom. Semoga fandom-fandom di Indonesia semakin bisa menunjukkan sisi positifnya!

Ciao~